RESTRUKTURISASI ORGANISASI PT. POS INDONESIA (PERSERO) BERBASIS PROSES BISNIS
- Studi Efisiensi Biaya Bisnis Kurir -
Abstract
Penelitian ini memanfaatkan pengetahuan untuk merancang ulang struktur organisasi sesuai kondisi bisnis Posindo. Pengembangan dan penerapan model perancangan struktur organisasi ini bertujuan untuk efisiensi biaya khususnya di bisnis kurir. Menjelaskan secara sistematis kondisi sebenarnya dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, serta metode analisis deskriptif. Menjawab permasalahan mengenai bagaimana merancang ulang struktur organisasi berbasis proses bisnis, dengan memanfaatkan pendekatan horisontal dan vertikal. Kedua pendekatan ini mengarahkan konsep struktur mengikuti strategi ke arah perspektif yang lebih luas, yaitu struktur mengikuti proses, proses mengikuti misi dan strategi.
Pendekatan horisontal menggunakan kerangka PCF-APQC dan Perencanaan Strategis Posindo 2020-2024 untuk memetakan proses bisnis. Analisis menunjukkan bahwa Regional-Bisnis kurang berperan langsung dalam penyelenggaraan layanan-pos. Sedangkan Kantor-Pusat dan UPT mempunyai peran yang relatif kuat dalam kebijakan strategis dan teknis pelayanan pos.Pendekatan vertikal digunakan untuk menganalisis struktur organisasi dan tata kerja lembaga berdasarkan UU 38/2009, PP No.15/2013, dan Perencanaan Strategis Posindo 2020-2024.Memanfaatkan kerangka PCF-APQC, KD.77/Dirut/2021 dan KD.53/Dirut/0621 guna menata ulang status kantor-pos sesuai penugasan dari negara, baik misi sosial maupun komersial. Setiap kantor-pos dipetakan berdasarkan misi yang harus diembannya.
Implikasi dari hasil penelitian ini adalah pengurangan jabatan di Regional-Bisnis sebanyak 464 posisi. Berdasarkan data biaya Juli 2023 diprediksi mampu menekan biaya SDM minimal sebesar Rp. 528.086.259.181,-